Pilihan Pengembangan Dana untuk Pemula

Tiap bulan Sobat masih punya sisa gaji yang tidak terpakai? Wah, daripada menganggur dan malah berpotensi terpakai belanja, bagaimana kalau dikembangkan saja? Selain bisa untuk dana darurat, hasil pengembangannya juga bisa jadi bekal masa depanmu, lho.  Kini ada banyak pilihan pengembangan dana yang praktis dan enggak pakai ribet. Apalagi buat Sobat yang baru mau memulai. […] The post Pilihan Pengembangan Dana untuk Pemula appeared first on Akseleran Blog.

Pilihan Pengembangan Dana untuk Pemula

Tiap bulan Sobat masih punya sisa gaji yang tidak terpakai? Wah, daripada menganggur dan malah berpotensi terpakai belanja, bagaimana kalau dikembangkan saja? Selain bisa untuk dana darurat, hasil pengembangannya juga bisa jadi bekal masa depanmu, lho. 

Kini ada banyak pilihan pengembangan dana yang praktis dan enggak pakai ribet. Apalagi buat Sobat yang baru mau memulai. Apa saja pilihan pengembangan dana untuk pemula?

Deposito

Deposito merupakan produk investasi perbankan yang tingkat pengembaliannya lebih tinggi daripada bunga tabungan. Pencairan deposito hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu, mulai dari 1, 3, 6, 12 hingga 24 bulan. Deposito bisa dalam mata uang rupiah maupun mata uang asing. 

Jika dibandingkan dengan produk investasi lainnya, bunga deposito memang cenderung paling kecil. Namun, di sisi lain risiko deposito adalah yang paling rendah dibandingkan produk investasi atau pengembangan dana lainnya. Selain itu, deposito juga dapat dijadikan sebagai agunan/jaminan kredit. Dana yang didepositokan, dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

Reksa Dana

Reksa dana adalah instrumen penghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan kembali ke dalam portofolio efek (surat berharga, saham, obligasi) oleh Manajer Investasi (MI). Tentunya MI yang mengelola reksa dana adalah perusahaan yang sudah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Karena pengelolaan aset dilakukan oleh MI, maka reksa dana bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Sobat yang belum memiliki banyak waktu dan pengetahuan untuk mengelola produk investasi. Reksa dana juga tepat untuk dijadikan pilihan bagi kamu yang masih memiliki sedikit modal. Pembelian reksa dana juga kini semakin mudah karena bisa melalui mobile banking maupun aplikasi. 

Dilihat dari portofolio investasinya, reksa dana dapat dibedakan menjadi:

  1. Reksa Dana Pasar Uang, yang memiliki kebijakan berinvestasi 100% pada efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun, seperti: tabungan, deposito, giro, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) atau sukuk ritel. Produk ini cocok bagi kamu yang memiliki profil sangat konservatif.
  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap, yang portofolionya paling sedikit 80% dalam bentuk efek bersifat utang. Disebut pendapatan tetap karena surat utang secara konsisten mendapatkan pembayaran bunga yang tetap dari penerbitnya. Reksa dana ini memiliki risiko yang relatif lebih besar dari Reksa Dana Pasar Uang. Cocok untuk Sobat yang memiliki profil konservatif.
  3. Reksa Dana Campuran, dengan kebijakan berinvestasi sekurang-kurangnya 79% pada instrumen saham, obligasi, dan pasar uang secara sekaligus. Reksa dana ini tidak diperbolehkan melakukan kombinasi terhadap dua instrumen saja. Meskipun begitu, porsi masing-masing instrumen boleh beragam, cocok untuk Sobat yang memiliki profil moderat.
  4. Reksa Dana Saham, portofolio investasi sekurang-kurangnya 80% dalam bentuk saham. Merupakan jenis produk dengan kebijakan paling agresif karena sebagian besar investasinya dilakukan pada saham. Tentunya, risiko juga lebih tinggi dibandingkan tiga jenis reksa dana lainnya. Meskipun begitu, reksa dana saham bisa menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi. Produk ini cocok untuk Sobat yang memiliki profil agresif.

Peer to Peer (P2P) Lending

P2P Lending merupakan layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi dana (lender) dengan peminjam dana (borrower) secara online. Pinjaman borrower memiliki bunga, yang menjadi imbal hasil untuk lender. P2P Lending pada umumnya memiliki sistem crowdfunding, yaitu dana akan dikumpulkan dari para lender kemudian disalurkan ke borrower, setelah target pengumpulan dana terpenuhi.

Seorang lender di platform P2P Lending dapat menyalurkan dana ke beberapa campaign pinjaman. Di P2P Lending Akseleran, Sobat bisa mulai mendanai dari Rp100.000 per campaign. Tenor pinjaman pun beragam, bahkan ada yang hanya 1 bulan sehingga mempermudah bila Sobat membutuhkan dana segera. Dana yang disalurkan pun dapat dicairkan dalam waktu relatif singkat. 

Proses pendaftaran menjadi lender P2P Lending pun terbilang cepat. Semua proses bisa dilakukan melalui smartphone atau laptop, kapan saja dan di mana saja. Pastikan kamu mendaftar di platform P2P Lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, seperti Akseleran.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email cs@akseleran.co.id.

The post Pilihan Pengembangan Dana untuk Pemula appeared first on Akseleran Blog.