Berprospek Cerah, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus HODL Cardano Sekarang!

Aset kripto Cardano (ADA) mendadak populer di industri aset digital. Kehadirannya yang mengusung teknologi proof of stake membuat Cardano menjadi berbeda dengan koin kripto generasi pertama Bitcoin (BTC), ataupun generasi koin kedua Ethereum (ETH) yang menggunakan teknologi proof of work. Tak heran jika kini ADA menjadi satu dari 10 koin kripto paling populer sejagat. Saat ini, […] The post Berprospek Cerah, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus HODL Cardano Sekarang! appeared first on Pluang.

Berprospek Cerah, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus HODL Cardano Sekarang!

Aset kripto Cardano (ADA) mendadak populer di industri aset digital. Kehadirannya yang mengusung teknologi proof of stake membuat Cardano menjadi berbeda dengan koin kripto generasi pertama Bitcoin (BTC), ataupun generasi koin kedua Ethereum (ETH) yang menggunakan teknologi proof of work.

Tak heran jika kini ADA menjadi satu dari 10 koin kripto paling populer sejagat. Saat ini, ADA menempati posisi ke-lima aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar dengan nilai US$43,16 miliar.

Baru-baru ini, harga ADA pun sempat melonjak drastis. Bahkan, mencapai titik tertinggi (all time high) pada pertengahan Mei yakni US$2,42 per keping. Meski memang, kini harga ADA kembali melorot ke kisaran US$1,38 per keping.

Memang, kondisi seperti di atas bikin kamu tertarik untuk menggenggam ADA dan berpikir untuk melakukan trading menggunakan cryptocurrency satu ini. Namun, terdapat beberapa argumen bahwa kamu justru harus melakukan HODL atas ADA dalam jangka panjang.

Lantas, apa alasannya?

Baca juga: Yuk, Cari Cuan Lewat Crypto Art! Apa Sih Crypto Art?

Apa Itu Cardano?

Namun, sebelum membahas hal tersebut, ada baiknya kita mengenal sistem blockchain Cardano dan koin ADA itu sendiri.

Sama seperti altcoin lainnya, Cardano adalah mata uang kripto yang baru saja muncul pada tahun 2015 dan dirilis pada tahun 2017. Dengan kata lain, koin ini jauh lebih muda dari dua jawara kripto, Bitcoin dan Ethereum.

Cardano dilahirkan dari tim yang didalamnya terdapat pendiri Ethereum, Charles Hoskinson. Belajar dari pengembangan koin kripto sebelumnya, Hoskinson cs membuat sistem teknologi blockchain menggunakan algoritma konsensus proof of stake (PoS) yang memiliki biaya lebih efisien dan juga ramah lingkungan.

Lewat teknologi tersebut, Cardano dapat ditambah dengan daya listrik yang lebih murah dibanding para sesepuh koin kripto dan lebih aman dari serangan siber ataupun pencurian data.

Dengan pengaplikasian teknologi anyar tersebut, PoS dapat memproses satu juta transaksi per detik. Sistem ini dikenal dengan nama Protokol Ouroboros.

Nah, sistem blockchain ini memiliki satu koin native, yang disebut dengan ADA. Setiap pengguna Cardano bisa menggunakan ADA untuk bertransaksi di protokol Ouroboros tanpa membutuhkan pihak ketiga sebagai perantara.

Karena Cardano menggunakan sistem Proof of Stake, maka pengguna Cardano juga menggunakan ADA untuk melakukan staking. Setiap token ADA bisa disimpan di dompet digital, yang nantinya bakal dialokasikan ke “kolam staking” (stake pool). Pemilik ADA yang melakukannya akan mendapatkan imbal hasil atas aksi staking yang dilakukannya.

Kenapa Koin Cardano Akan Bernilai di Masa Depan?

Seperti yang dijelaskan di atas, sistem blockchain Cardano “menutupi” kesalahan yang dilakukan oleh dua pendahulunya, yakni Bitcoin dan Ethereum. Sehingga, pengguna aset kripto mungkin akan semakin banyak bertransaksi di jaringan blockchain tersebut.

Dengan demikian, maka kita bisa berekspektasi bahwa permintaan ADA akan meningkat di masa depan, bukan? Ya, betul. Beberapa analis mengatakan bahwa blockchain Cardano punya masa depan yang menjanjikan. Sehingga, hal itu akan berdampak ke permintaan dan juga nilai ADA ke depan.

Lantas, hal apakah yang ada di blockchain Cardano yang bisa bikin permintaan ADA meningkat?

1. Smart Contract

Tim pengembang Cardano bakal segera meluncurkan Smart Contract bernama Goguen, yang akan menjadi gerbang masuk ke dunia Non-Fungible Token (NFT), yang selama ini didominasi oleh ERC-20 milik Ethereum.

Nah, membincang NFT, kamu pernah mendengar tentang cuitan CEO Twitter, Jack Dorsey yang laku terjual US$2,5 juta dalam versi NFT, kan?

Ya, memang sektor NFT memang sangat menjanjikan Sobat Cuan. Menurut firma analisis NFT VIMWorld, pasar NFT sendiri sudah tumbuh hingga 2.100% di tiga bulan pertama 2021. Adapun hingga akhir tahun ini, pasar NFT sendiri diprediksi akan bernilai US$20 miliar lebih banyak dibanding 2020.

Bayangkan jika Cardano juga ikut masuk mengembangkan NFT? Pastinya pemegang ADA juga akan kecipratan cuan, bukan?

Apalagi, dengan konsensus proof-of-stake, maka biaya transaksi NFT di Cardano diprediksi akan lebih murah. Hal ini akan menjadi keunggulan smart contract Cardano dibandingkan Ethereum yang masih menggunakan algoritma konsensus proof-of-work.

Hanya saja, pengembang Cardano masih belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran smart contract ini. Mereka hanya baru saja melakukan uji coba pada Juni lalu.

2. Likuiditas

Hal ini lagi-lagi berkaitan dengan algoritma konsensus Proof of Stake.

Koin ADA diprediksi akan punya likuiditas lebih mumpuni dibandingkan pendahulunya lantaran berjalan di atas sistem blockchain yang lebih hemat biaya. Sehingga, sistem ini bisa menampung transaksi jutaan kali dalam satu detiknya.

Hal ini dianggap menjadi daya tarik sistem blockchain Cardano dan digadang bikin pengguna aset kripto memalingkan wajah dari Bitcoin dan Ethereum. Khususnya di Bitcoin, ketika durasi transaksi yang lama akhirnya bikin mereka memilih bertransaksi di lightning network.

Kondisi tersebut pun terbaca dari nilai kapitalisasi pasar ADA yang terus berkembang sejak awal tahun hingga saat ini. Seperti yang terlihat di grafik di bawah ini.

Pertumbuhan kapitalisasi pasar ADA Maret 2019 hingga sekarang. Sumber: Tradingview

Baca juga: Apa Itu Non-Fungible Token (NFT)?

Prediksi ADA di Masa Depan

Optimisme akan sistem blockchain Cardano pun bikin beberapa analisis memprediksi harga ADA di masa depan. Nah, dalam hal ini, Coinpedia sempat menghimpun beberapa pendapat ahli pasar dan analisis dari komunitas cryptocurrency atas nilai ADA di masa depan.

Mereka berpendapat bahwa harga ADA bisa menyentuh US$3,29 per keping di akhir tahun, atau melesat 138% dibanding posisinya saat ini. Hal ini disebabkan oleh antusiasme pelaku kripto mengenai konsensus proof of stake dan kesadaran mereka atas sistem proof of work yang dinilai tidak ramah lingkungan.

Namun, jika tidak ada perkembangan berarti di jaringan Cardano, maka harga ADA bisa jadi akan mentok di US$2,76 per keping. Sebab, pengguna mungkin akan memilih Cardano karena skala transaksinya dan sifatnya yang user-friendly.

Nah, jadi bagaimana, Sobat Cuan? Apakah kamu juga tertarik menggenggam ADA? Yuk, segera dapatkan ADA dan aset kripto lainnya di Pluang!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Nasdaq, Nasdaq, Coinmarketcap

The post Berprospek Cerah, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus HODL Cardano Sekarang! appeared first on Pluang.