5 Kekuatan Perempuan dalam Pengembangan Dana

Jumlah pemberi dana (lender) perempuan di fintech P2P Lending di Indonesia memang cenderung lebih sedikit dibandingkan lender pria. Menurut data OJK, perbandingannya sekitar 63% untuk lender pria dan 37% untuk lender perempuan. Oleh karena itu, sebetulnya potensi perempuan sebagai lender di P2P Lending masih cukup besar. Apalagi, perempuan memiliki karakter yang khusus dan kuat jika […] The post 5 Kekuatan Perempuan dalam Pengembangan Dana appeared first on Akseleran Blog.

5 Kekuatan Perempuan dalam Pengembangan Dana

Jumlah pemberi dana (lender) perempuan di fintech P2P Lending di Indonesia memang cenderung lebih sedikit dibandingkan lender pria. Menurut data OJK, perbandingannya sekitar 63% untuk lender pria dan 37% untuk lender perempuan. Oleh karena itu, sebetulnya potensi perempuan sebagai lender di P2P Lending masih cukup besar. Apalagi, perempuan memiliki karakter yang khusus dan kuat jika berbicara soal pengembangan dana.

Indira Dhian Saraswaty sebagai Editor in Chief Parapuan menyebutkan ada 5 karakter utama perempuan untuk meningkatkan keberanian menjadi lender di P2P Lending. Ia menyebutkan kelima hal ini dalam perbincangan dengan Rimba Laut selaku SVP Corporate Communication Akseleran dan Eben Napitupulu selaku VP Sales Akseleran di episode terbaru Kata Akseleran.

  • Kepo

Perempuan selalu mau tahu atau kepo. Rasa ingin tahunya terhadap suatu hal melahirkan pertanyaan-pertanyaan yang rinci. Perempuan akan mencari tahu banyak informasi untuk mendapatkan dari pertanyaan-pertanyaannya tersebut. Bisa dengan menanyakan langsung ke P2P Lending, kepada teman maupun keluarga yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Ia juga akan banyak membaca agar pengetahuannya tentang instrumen pendanaan yang akan dia pilih semakin luas.

  • Detail

Perempuan akan cenderung lebih detail dalam mengerjakan sesuatu. Termasuk, ketika mencari tahu tentang latar belakang perusahaan P2P Lending. Hal ini untuk memastikan kredibilitas platform P2P Lending tersebut. Mulai dari nomor teleponnya, apakah sudah terdaftar di OJK atau belum, termasuk risiko dan bunga yang akan diterima.  Ini dilakukan agar jangan sampai terjerat pinjaman online yang bodong alias ilegal. 

“Perempuan ingin memastikan pengetahuan dan pemahaman yang mereka dapat selengkap itu, sehingga keputusan yang mereka ambil sudah yang terbaik, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya,” ujar Indira.

  • Disiplin

Perempuan cukup disiplin dalam pengaturan anggaran rumah tangganya. Selain itu, tertib dalam mengalokasikan anggaran.

  • Rajin

Karakter ini membuat lender perempuan termasuk rutin dalam memastikan pengembangan dana di platform yang dia pilih. 

  • Punya Perencanaan

Perempuan pun memiliki perencanaan yang baik, termasuk dalam pengelolaan keuangan. Hal ini positif untuk lender sehingga bisa membantunya merencanakan pendanaan yang akan diberikan seraya memastikan ia punya dana cadangan untuk dirinya maupun keluarganya.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email cs@akseleran.co.id.

The post 5 Kekuatan Perempuan dalam Pengembangan Dana appeared first on Akseleran Blog.