Review Biomutant – Kompleksitas di Dunia yang Imut-imut

Review Biomutant bakal membahas sejumlah aspek penting mengenai game ini baik kelebihan maupun kekurangan di dalamnya.

Review Biomutant – Kompleksitas di Dunia yang Imut-imut

Akhirnya salah satu game yang paling ditunggu datang juga. Ya, Biomutant adalah game yang sudah banyak ditunggu oleh penggemar game di seluruh dunia. Pertama kali diperkenalkan beberapa tahun lalu, game ini harus molor dan tidak dirilis-rilis.

Tapi penantian akhirnya tiba karena game ini rampung dan sudah sukses didistribusikan ke tangan para penggemar. Ketika diperkenalkan, game ini terlihat seperti sebuah game hack and slash biasa sampai akhirnya Experiment101 selaku developer memperkenalkan sejumlah mekanisme di dalamnya.

BACA JUGA: [Nostalgimbot] Metal Slug X – Game Senang-senang Tanpa Beban!

Ternyata, game ini memiliki sistem yang cukup kompleks, meski mengangkat tema yang lucu, game ini sebenarnya dibangun di atas dasar yang tidak lucu sama sekali. Kalian yang sudah memainkannya akan paham tentunya. Tapi buat yang belum main, Gimbot akan memberikan review Biomutant untuk kalian.

Review ini bisa menjadi acuan apakah kalian harus membeli game ini sekarang juga, menunggunya sampai diskon, atau tidak membelinya sama sekali. Lantas, mengapa kami mengatakannya sebagai game yang punya kompleksitas di dunia yang imut-imut? Simak review-nya sampai habis!

Tema yang Sebenarnya Cukup Serius

review biomutant

Biomutant mengangkat tema post-apocalyptic ketika bumi yang menjadi tempat makhluk hidup tinggal harus hancur berantakan karena ulah manusia itu sendiri. Kerusakan itu menyebabkan makhluk di dalamnya bermutasi, termasuk hewan.

Mutasi ini membuat hewan di sana memiliki perilaku layaknya manusia. Situasi diperparah karena pada akhirnya, hewan-hewan yang kuat ini mulai menghabisi hewan yang lemah untuk menguasai dunia.

Tugas kita adalah menjaga kedamaian, namun juga kita punya kesempatan untuk menjadi penguasa di dalamnya. Kalian bebas menunaikan misi suci atau menjadi seorang penakluk nantinya. Tema ini benar-benar digarap serius, meskipun dunia yang ada di Biomutant memang dibuat seunik serta selucu mungkin.

Bahkan rasa getir yang dialami oleh hewan-hewan malang ini bisa kita rasakan sejak awal permainan. Mengangkat tema yang cukup serius, butuh pemahaman serius juga dari para pemainnya. Kalian yang ragu dan menganggap ini adalah game untuk anak-anak, kalian salah besar. Justru game Biomutant adalah game yang sangat cocok untuk orang dewasa.

Bebas Sebebas-bebasnya

review biomutant

Biomutant adalah game yang membuat kalian penyuka kebebasan akan senang. Pasalnya, sejak awal kalian sudah disuguhkan oleh hal yang sangat bebas. Kalian bisa membuat model karakter sesuka kalian, mengembangkan build-nya sesuka kalian, hingga memilih menjadi orang baik dan jahat sesuka kalian.

Pilihan ini tidak hanya sampai di sini, ketika mengeksplorasi dan menjalankan misi pun, kalian diberikan kebebasan. Di game ini, narasi semuanya disampaikan oleh Narator. Semua dialog benar-benar digarap Narator di mana sang Narator menceritakan garis besar cerita yang sedang kalian lalui.

Sedangkan sisanya adalah pilihan kalian. Entah kalian harus bergabung dengan faksi A, menghancurkan faksi C, atau sebaliknya, kalian bebas melakukannya. Bahkan kalian bebas menentukan ingin menyelesaikan misi sampingan dulu atau misi utama dulu, itu juga sesuka kalian.

review biomutant

Bahkan, untuk sekadar model senjata pun, kalian juga diberikan kebebasan pilihan untuk melakukan kustomisasi. Game ini benar-benar berusaha membuat kalian nyaman dengan semua pilihan yang tersedia. Biomutant menyajikan hal yang sangat RPG sekali.

Bisa dibilang, pilihan-pilihan dan kebebasan di game ini adalah senjata utama untuk membuat kalian betah berlama-lama untuk memainkannya. Tapi di sisi lain, kebebasan itu pula yang akan membuat game ini menjadi game yang lebih kompleks dibandingkan game RPG kebanyakan.

Buat kalian yang suka skip-skip percakapan, dijamin kalian akan kebingungan nantinya. Sebaliknya, buat orang yang teliti, mereka akan sangat cepat beradaptasi di game Biomutant ini!

Sistem Narasi Unik

Salah satu bagian yang tentu cukup menarik dari game ini adalah mengenai sistem narasinya yang unik. Kita tidak bakal diperlihatkan dengan sistem dialog seperti game kebanyakan karena semua yang diceritakan di game ini disampaikan oleh Naratornya.

Bahkan ketika dialog dua arah dengan NPC sekalipun, hal itu disampaikan oleh Narator. Nantinya Narator akan memberikan kesimpulan mengenai topic yang sedang dibahas. Setelah itu, kalian bisa membalasnya dengan beberapa pilihan percakapan yang terkadang menentukan arah cerita yang kalian ambil.

Biomutant membuat kita seperti menikmati sebuah dongeng berkat peran Naratornya yang sangat signifikan. Model sistem narasi seperti ini memang masih cukup jarang sekali diterapkan di industri game. Meski eksekusinya masih belum matang betul, tapi apa yang dilakukan Experiment101 patut diapresiasi setinggi langit.

Sistem Combat yang Brutal dengan Satu Kekurangan Signifikan

Bisa dibilang, sistem combat yang ada di game ini cukup luar biasa. Bila kalian pernah bermain Darksiders 2, sensasi pertempurannya kurang lebih seperti itu. Pergerakan karakter cukup cepat dan mengalir sehingga menghadirkan visualisasi yang jempolan.

Tapi di sisi lain, ada beberapa bagian yang terasa kaku khususnya ketika kita mencoba melakukan dodge saat diserang musuh. Tapi kekurangan ini masih bisa dimaklumi, karena ada satu kekurangan yang cukup signifikan serta mencederai sistem combat di dalam game ini sendiri.

Ya, sistem input lock ditiadakan!! Benar, game yang mengandalkan aksi cepat tanpa sebuah fitur lock adalah sesuatu yang buruk menurut saya. Pasalnya, dengan menggunakan mekanisme lock, kita bisa terus memfokuskan kamera pada musuh untuk mengetahui posisinya dengan tepat serta menghindari serangan lawan.

Tanpa lock, kamera akan kabur ke mana-mana, musuh menjadi tidak terlihat, dan tentu saja, kita menjadi rentan diserang lawan! Kamera juga menjadi tidak karuan karena aksi yang disajikan game ini cukup cepat. Selain itu tidak ada fitur auto aim yang terus menerus ketika menggunakan senjata ranged.

Hal ini membuat gamer harus menemukan spot tepat supaya bisa mendaratkan tembakan pada lawan. Padahal seharusnya Biomutant bisa meniru fitur ranged weapon dari Devil May Cry yang sudah sangat solid.

Sistem combat memang menjadi celah terbesar yang ada di game ini dan harapannya tentu saja ada update yang nantinya memasukan input lock ke dalam game tersebut plus membenahi beberapa bagian yang terasa kaku.

Satu lagi mengenai sistem combat, jangan coba-coba memboosting up stats Agility terlalu banyak karena jika kalian menambah Agility dengan jumlah yang tidak karuan, pergerakan karakter akan menjadi sangat cepat yang membuat game ini menjadi stuttering.

Kesimpulan

Biomutant adalah game yang unik serta menarik untuk dimainkan. Lewat tema yang serius di dunia yang lucu, kita disajikan konflik yang benar-benar menguras emosi. Untuk garis cerita sendiri, game ini membebaskan kalian untuk menentukannya sejak awal.

Kalian bebas melakukan apa saja terkait cerita termasuk pihak mana yang kalian jadikan rekan sejak awal game. Sayangnya, semua sistem dasar yang ciamik ini dicederai dengan mekanisme combat yang cukup mengganggu akibat tidak adanya input lock.

Walaupun punya kekurangan besar, game ini masih kami rekomendasikan untuk mengisi waktu luang kalian.