Mengenal Organizational Experience OSIS

Salam teman-teman, semoga masih sehat dan semangat. Kali ini aku akan membagikan sebuah pengetahuan kepada kalian tentang OSIS. Pasti anda semua sudah kenal dong dengan organisasi yang satu ini. Nah, untuk memberikan pengetahuan lebih jauh tentang Organizational Experience OSIS kita simak artikelnya. Selamat membaca. Pengertian OSIS Pengertian OSIS bagusnya bisa diketahui oleh semua siswa sekolah, […] Artikel Mengenal Organizational Experience OSIS pertama kali tampil pada Jojonomic | Aplikasi HRIS, Human Capital & Expense Management.

Salam teman-teman, semoga masih sehat dan semangat. Kali ini aku akan membagikan sebuah pengetahuan kepada kalian tentang OSIS. Pasti anda semua sudah kenal dong dengan organisasi yang satu ini. Nah, untuk memberikan pengetahuan lebih jauh tentang Organizational Experience OSIS kita simak artikelnya. Selamat membaca.

Pengertian OSIS

Pengertian OSIS bagusnya bisa diketahui oleh semua siswa sekolah, bukan hanya para anggotanya. OSIS merupakan singkatan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah. Jadi singkatnya, OSIS adalah sebuah perkumpulan siswa SMP, SMA atau SMK se-derajat yang dipilih oleh siswa sekolah dengan sistem voting yang memiliki satu tujuan sama dan biasanya terdapat pembimbing yaitu seorang guru di dalamnya.

Sejarah OSIS

Sebelum munculnya Organizational Experience OSIS, di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA terdapat organisasi yang bebagai macam bentuknya. Ada organisasi siswa yang hanya dibentuk bersifat intern sekolah itu, dan ada juga organisasi siswa yang dibentuk oleh organisasi di luar sekolah. Organisasi siswa yang dibentuk dan mempunyai hubungan dengan organisasi siswa dari luar sekolah, sebagian ada yang mengarah pada hal-hal bersifat politis, sehingga kegiatan organisasi siswa tersebut dikendalikan dari luar sekolah sebagai tempat diselenggarakannya proses belajar mengajar.

Akibat dari keadaan itu, maka mucullah loyalitas ganda, disatu pihak harus melaksanakan peraturan yang dibuat Kepala Sekolah, dipihak lain harus tunduk kepada organisasi siswa yang dikendalikan di luar sekolah.

Pada tahun 1970 sampai dengan tahun 1972, beberapa pimpinan organisasi siswa yang sadar maksud dan tujuan belajar di sekolah, ingin menghindari bahaya pecahnya di antara siswa intra sekolah di sekolah masing-masing, setelah mendapat arahan dari ketua Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Pembinaan dan pengembangan generasi muda diperintah untuk mempersiapkan kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional dengan memberikan bekal keterampilan, kepemimpinan, daya kreasi, patriotisme, idealisme, kepribadian dan budi pekerti.

Oleh karena itu pembanguan wadah pembinaan generasi muda di lingkungan sekolah yang diterapkan melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) harus ditata secara terarah dan teratur.

Betapa besar perhatian dan usaha pemerintah dalam membina kehidupan para siswa, maka ditetapkan Organizational Experience OSIS sebagai satu jalur pembinaan kesiswaan secara nasional. Jalur tersebut terkenal dengan nama “Empat Jalur Pembinaan Kesiswaan”, yaitu

  • Organisasi Kesiswaan
  • Latihan Kepemimpinan
  • Kegiatan Ekstrakurikuler
  • Kegiatan wawasan Wiyatamandala

Dengan dilandasi latar belakang sejarah lahirnya OSIS dan berbagai kondisi, OSIS diciptakan dengan tujuan pokok: Menghimpun ide, pemikiran, bakat, kreativitas, serta minat para siswa ke dalam salah satu wadah yang bebas dari berbagai macam pengaruh negatif dari luar sekolah.

Tugas OSIS

Tugas utama OSIS sendiri adalah melaksanakan tujuan dari sekolah tersebut dan mengarahkan para siswanya kepada hal-hal yang positif. Apabila para guru memiliki kendala dalam penanganan siswa, OSIS lah yang harus membantu tugas dari guru tersebut untuk menjembantaninya.

Struktur Kepengurusan Osis beserta Tugas-Tugasnya

Organizational Experience OSIS mempunyai perangkat dengan fungsi serta tugas masing- masing seperti berikut.

1.      Pembina OSIS

Terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, serta 5 orang guru selaku anggota pembina OSIS. Secara universal Pembina OSIS mempunyai tanggung jawab untuk:

  • Membina serta mengembangkan OSIS di sekolahnya;
  • Memberikan masukan kepada pengurus OSIS, mengesahkan pengurus OSIS melalui Pesan Keputusan Kepala Sekolah; dan
  • Mendatangi rapat OSIS serta mengevaluasi terhadap kinerja pengurus OSIS.

2.      Pengurus OSIS

Pengurus dari OSIS terdiri atas minimal pengurus inti serta seksi- seksi. inti meliputi Pimpinan, Wakil Pimpinan, Sekretaris, serta Bendahara. Struktur serta tugas pengurus OSIS sebagai berikut.

Ketua

  • Mengetuai organisasi dengan baik serta bijaksana
  • Mengoordinasikan antara pengurus serta mengevaluasi tiap aktivitas pengurus
  • Menetapkan kebijaksanaan serta mengambil seluruh keputusan bersumber pada musyawarah serta mufakat
  • Mengetuai rapat
  • Menyusun program kerja, melakukan aktivitas yang telah ada, mengoordinasi aktivitas ekstrakurikuler
  • Menjalakan komunikasi dengan sekolah lain
  • Bertanggung jawab kepada Pembina OSIS

Wakil Ketua

  • Bersama- sama dengan Pimpinan OSIS menetapkan kebijaksanaan, melakukan program kerja OSIS, mengaktifkan aktivitas ekstra kurikuler
  • Memberikan anjuran serta masukan kepada Pimpinan OSIS dalam mengambil keputusan
  • Mengambil alih Pimpinan OSIS bila berhalangan
  • Menyokong Pimpinan OSIS dalam melakukan tugasnya
  • Bersama- sama Wakil Sekretaris mengoordinasi seksi bidang
  • Bertanggung jawab pada Pimpinan OSIS

Sekretaris

  • Memberi anjuran serta masukan kepada Pimpinan OSIS dalam mengambil keputusan
  • Mendampingi Pimpinan OSIS dalam setiap rapat
  • Mempersiapkan, mendistribusikan, serta menyimpan pesan dan arsip yang berhubungan dengan jadwal kegiatan
  • Mempersiapkan jadwal, penilaian kegiatan, hasil rapat, laporan, serta surat
  • Bersama Ketua OSIS menandatangani setiap surat
  • Bertanggung jawab atas tertib administrasi organisasi
  • Berperan selaku notulis ataupun diserahkan ke Wakil Sekretaris
  • Menolong Pimpinan OSIS dalam menyusun program serta melaksanakannya

Wakil Sekretaris

  • Membantu Sekretaris I
  • Mengambil alih Sekretaris bila berhalangan

Bendahara

  • Bertanggung jawab serta mengetahui pemasukan/ pengeluaran keuangan, inventaris, dan perbendaharaan
  • Bersama Ketua OSIS menyusun anggaran belanja organisasi serta melakukan program OSIS
  • Membuat tanda bukti kuitansi setiap pemasukan/ pengeluaran keuangan untuk laporan pertanggungjawaban
  • Mengantarkan laporan keuangan secara berkala
  • Bertanggung jawab pada Pimpinan OSIS

Wakil Bendahara

  • Membantu Bendahara I
  • Mengambil alih bendahara bila berhalangan
  • Bersama Bendahara menolong Pimpinan OSIS menyusun anggaran organisasi

Pimpinan Koordinator Seksi Bidang

  • Bertanggung jawab atas segala seksi bidang yang jadi wewenangnya
  • Melakukan program kerja yang telah disusun
  • Mengetuai rapat bidang
  • Menetapkan kebijaksanaan bidang serta mengambil keputusan dari musyawarah mufakat
  • Menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Penerapan aktivitas dari tiap- tiap seksi bidang

Hubungan Masyarakat I

  • Membantu Pimpinan OSIS dalam penerapan rapat ataupun aktivitas selaku juru bicara
  • Menarangkan isi rapat pada pengurus OSIS

Hubungan Masyarakat II

  • Menolong penerapan Pimpinan Humas
  • Mengambil alih tugas Pimpinan Humas apabila berhalangan
  • Ada pula seksi- seksi dibangun cocok dengan kebutuhan serta keadaan tiap- tiap sekolah.
  • Pemberian nama seksi ataupun bidangnya pula beragam.

Seksi yang lain juga sebenarnya masih banyak, seperti seksi keagamaan, seksi ketertiban, seksi ekstrakurikuler, seksi kebersihan dan lain-lain. Tetapi tergantung setiap sekolahnya juga, setiap sekolah pasti berbeda-beda dalam penyusunan struktural keanggotaan OSIS.

Manfaat Menjadi Pengurus OSIS

  1. Melatih Jiwa Keemimpinan
  2. Meningkatkan Kemampuan Manajemen
  3. Pengalaman Organisasi
  4. Mudah Untuk Mendapatkan Beasiswa Ketika Kuliah
  5. Memudahkan dalam Mencari Pekerjaan
  6. Meningkatkan Kerja Sama
  7. Menambah Relasi

Nah itu dia teman-teman segala hal yang bisa aku bagikan tentang apa sih Organizational Experience OSIS. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Nah, jika Anda memerlukan software akuntansi untuk kegiatan pembukuan bisnis, Anda bisa menggunakan Aplikasi JojoExpense yang memiliki fitur terlengkap, mudah digunakan, dan harga yang terjangkau.

loyalitas pelanggan

Produk populer untuk meningkatkan produktivitas perusahaan
Hemat waktu, uang, dan tenaga dengan otomasi sekaligus streamlining tugas HR & Finance.

Aplikasi JojoExpense

Solusi Manajemen Pengeluaran Perusahaan yang Fleksibel, JojoExpense memudahkan staf keuangan untuk memantau disbursement perusahaan secara real-time dan akurat. Hemat waktu hingga 77% dengan proses pelaporan pengeluaran otomatis!

Aplikasi JojoExpense memiliki fitur yang populer

  1. Monitor disbursement uang panjar kerja di manapun kapan pun
  2. Proses pelaporan dan pengarsipan reimbursement otomatis dan dapat disesuaikan
  3. Peraturan budget yang disesuaikan untuk reimbursement dan Cash Advance

Buktikan kinerjanya dengan klik Coba Gratis Sekarang

Artikel Mengenal Organizational Experience OSIS pertama kali tampil pada Jojonomic | Aplikasi HRIS, Human Capital & Expense Management.